<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MAQDIS</title>
	<atom:link href="http://maqdis.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maqdis.org</link>
	<description>Ma&#039;had Al Quran &#38; Dirosah Islamiyah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Dec 2011 15:39:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Antara Kebaikan dan Kejahatan</title>
		<link>http://maqdis.org/antara-kebaikan-dan-kejahatan/</link>
		<comments>http://maqdis.org/antara-kebaikan-dan-kejahatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 04:29:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maqdiso</dc:creator>
				<category><![CDATA[tadabbur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/maqdis/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Allah berfirman (yang artinya), &#8220;Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan.Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://maqdis.org/antara-kebaikan-dan-kejahatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Iman Murni</title>
		<link>http://maqdis.org/iman-murni/</link>
		<comments>http://maqdis.org/iman-murni/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 04:28:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maqdiso</dc:creator>
				<category><![CDATA[tadabbur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/maqdis/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Orang-orang yang beriman dan tidak menodai iman mereka dengan kedzaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat ketentraman dan mereka itulah orang-orang yang menepati jalan hidayah.&#8221; (Al-An&#8217;am: 82). Banyak orang yang menganggap dan mengaku dirinya beriman, akan tetapi di samping itu, dia juga melakukan hal-hal yang mengeruhkan keimanannya itu, atau bahkan sampai menggugurkan iman itu sendiri. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://maqdis.org/iman-murni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maulid Nabi SAW</title>
		<link>http://maqdis.org/maulid-nabi-saw/</link>
		<comments>http://maqdis.org/maulid-nabi-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 04:27:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maqdiso</dc:creator>
				<category><![CDATA[tadabbur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/maqdis/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[“Janganlah kamu berlebih-lebihan memujiku, sebagaimana orang-orang Nasrani telah berlebih-lebihan memuji (Isa) putera Maryam. Aku hanyalah seorang hamba, maka katakanlah, ‘Abdullah wa rasuluhu (hamba Allah dan Rasul-Nya)’.” (HR Bukhari dan Muslim). Maulid Nabi saw. adalah kelahiran nabi Muhammad, Rasulullah saw.. Beliau saw. dilahirkan di tengah keluarga bani Hasyim di Makkah. Mengenai tanggal kelahirannya, para ahli tarikh [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://maqdis.org/maulid-nabi-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelajaran dari Umat Terdahulu</title>
		<link>http://maqdis.org/pelajaran-dari-umat-terdahulu/</link>
		<comments>http://maqdis.org/pelajaran-dari-umat-terdahulu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 04:26:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maqdiso</dc:creator>
				<category><![CDATA[tadabbur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/maqdis/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Sesungguhnya, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Alquran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.&#8221; (Yusuf: 111). Perjalanan hidup manusia sejak Nabi Adam a.s., yaitu manusia pertama sekaligus bapak seluruh umat manusia hingga sekarang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://maqdis.org/pelajaran-dari-umat-terdahulu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arti Sanad dan Matan Hadits</title>
		<link>http://maqdis.org/arti-sanad-dan-matan-hadits/</link>
		<comments>http://maqdis.org/arti-sanad-dan-matan-hadits/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 04:24:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maqdiso</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/maqdis/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Sanad Hadis Sanad atau thariq ialah jalan yang dapat menghubungkan matnul hadits kepada  junjungan kita, Nabi Muhammad saw. Misalnya, seperti kata Al-Bukhari: &#8220;Telah memberitakan kepadaku Muhammad bin Al-Mutsanna, ujarnya: &#8216;Abdul Wahhab ats-Tsaqafi telah mengabarkan kepadaku, ujarnya: &#8216;Telah bercerita kepadaku Ayyub atas pemberitaan Abi Qilabah dari Anas dari Nabi Muhammad saw., sabdanya, &#8216;Tiga perkara, yang barang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://maqdis.org/arti-sanad-dan-matan-hadits/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gelar Keahlian bagi Imam-Imam Perawi Hadits</title>
		<link>http://maqdis.org/gelar-keahlian-bagi-imam-imam-perawi-hadits/</link>
		<comments>http://maqdis.org/gelar-keahlian-bagi-imam-imam-perawi-hadits/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 04:23:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maqdiso</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/maqdis/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Para imam hadis mendapat gelar keahlian dalam bidang ilmu hadis sesuai dengan keahlian, kemahiran, dan kemampuan hafalan ribuan hadis beserta ilmu-ilmunya. Gelar keahlian itu ialah sebagai berikut. Amirul Mu&#8217;minin fil Hadits Gelar ini sebenarnya diberikan kepada para khalifah setelah Khalifah Abu Bakar r.a. Para khalifah diberikan gelar demikian mengingat jawaban Nabi atas pertanyaan seorang sahabat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://maqdis.org/gelar-keahlian-bagi-imam-imam-perawi-hadits/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Istilah Istilah untuk Hadits</title>
		<link>http://maqdis.org/istilah-istilah-untuk-hadits/</link>
		<comments>http://maqdis.org/istilah-istilah-untuk-hadits/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 04:22:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maqdiso</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/maqdis/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Kebanyakan para muhaditsin berpendapat bahwa istilah al-hadits, al-khabar, al-atsar, dan as-sunnah adalah sinonim, meskipun di sana-sini ada ulama yang membedakannya, namun perbedaan itu tidaklah prinsipil. Misalnya, ada suatu pendapat yang membedakan bahwa pengertian al-hadits itu hanya terbatas pada apa yang datang dari Nabi Muhammad saw. saja, sedang al-khabar terbatas pada apa yang datang dari selainnya. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://maqdis.org/istilah-istilah-untuk-hadits/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengertian Hadits</title>
		<link>http://maqdis.org/pengertian-hadits/</link>
		<comments>http://maqdis.org/pengertian-hadits/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 04:21:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maqdiso</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/maqdis/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Para muhadditsin (ulama ahli hadis) berbeda pendapat di dalam mendefinisikan al-hadits. Hal itu karena terpengaruh oleh terbatas dan luasnya objek peninjauan mereka masing-masing. Dari perbedaan sifat peninjauan mereka itu, lahirlah dua macam pengertian tentang hadis, yaitu pengertian yang terbatas di satu pihak dan pengertian yang luas di pihak lain. Ta&#8217;rif (Definisi) Hadis yang Terbatas Dalam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://maqdis.org/pengertian-hadits/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Mempelajari Hadits &amp; Ilmunya</title>
		<link>http://maqdis.org/hukum-mempelajari-hadits-ilmunya/</link>
		<comments>http://maqdis.org/hukum-mempelajari-hadits-ilmunya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 04:20:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maqdiso</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/maqdis/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Mengingat fungsi ilmu hadis sangat menentukan terhadap pemakaian nas sebagai pedoman beramal, tidak sedikit para ulama yang memberikan tanggapan atas ketentuan hukum mempelajari ilmu hadis. Imam Sufyan Sauri berkata (artinya), &#8220;Saya tidak mengenal ilmu yang lebih utama bagi orang yang berhasrat menundukkan wajahnya di hadapan Allah selain daripada ilmu hadis. Ornag-orang sangat memerlukan ilmu ini, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://maqdis.org/hukum-mempelajari-hadits-ilmunya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ziarah Kubur</title>
		<link>http://maqdis.org/ziarah-kubur/</link>
		<comments>http://maqdis.org/ziarah-kubur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 04:19:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maqdiso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/maqdis/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Ziarah kubur hukumnya sunah bila tujuannya untuk melunakkan hati saat melihat dan mengingatkan diri peziarah itu pada akhirat. Syaratnya tidak boleh dibarengi dengan sesuatu perbuatan mungkar. Misalnya, meratapi, membakar dupa, memberi lampu, memohon sesuatu kepada si mayit, meminta syafaat, berkat, dan tawasul untuk menyampaikan sesuatu hajat atau keperluan dengan bersumpah, demi kehormatan dan pndekatan para [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://maqdis.org/ziarah-kubur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

